Minggu, 30 Januari 2011

Penyair Malam Tak Bernama

Bukan sekedar Bait-bait puisi aTau syair lgu yang tercipta,namun dibalik itu semua ada makna n kisah nyata yang selalu ku sampaikan dari hati lewati malam n terbangun oleh pagi...

Malam itu sunyi,membuat aq mmpu mmbangunkan berjuta imajinasi yang telah ku alami dari mimpi menjadi nyata esok hari,ada kata yang selalu terpendam saat aku ragu menyampaikan kerinduan itu,bukan cita atau cinta namun ketakutanku menyakiti wanita, krena sulit tuk mengertikan mereka.

Lebih memilih jalan tuk sendiri,bukan karena tak bisa mendapatkan beribu wanita ,tapi sungguh sulit tuk melepaskan hati tang telah tertanam oleh keharuman bunga itu,yang jauh sebelumnya telah bermekaran beribu tahun lamanya,n kini yang hanya bisa kusimpan hanya lah harumnya n kenangan saat memupuk bunga itu menjadi indah n mampu bernafas hingga tak lagi kusirami n kini dia layu mati meninggalkan berjuta pesona harumnya.

Ada kala nya lelaki itu bersedih tapi tak menitikan air mata ,karena telah lma membeku dalm kisah lalu saat slah untuk melangkah karena semua kukira itu adlah jlanNya,namun berharp,berjlan dari kesalahan mencoba mencapai ketulusan n memberikannya,sudahlah cukup bahagia walau sedih itu dlam hatinya.

Tak pernah ada,tak akan pernah ada lagi yang seperti nya,ku sudahi mencari,karena kupercaya hanya dia yang bisa menjadiakn aku lelaki sempurna dimatanya.Walau tak ada lagi kesempatan itu tapi kucoba berthan akan waktu yg selalu berjlan meninggalkan jejak impian n bersandar dlm tepian langkah kehidupan,hingga nanti suatu saat ,aku percaya akan kembali dalam dekapan hangatnya,walau itu hanya dlam mimpi,namun kan kusebarkan senyuman itu pada mlam, bintang, n purnama yang menjadi teman dlm sepiku.

Terima kasih atas hadirmu yang memberikan arti dlm hidupku,takan terlupa kisah yng begitu smpurna dimata hatiku..kan kusimpan hingga nafasku terhenti dan kan ku jadikan kau kenangan hati yang abadi,walau harus kucoba lepaskan diri meski hati takan pernah mampu mengisi rasa itu,ku sampaikan slam kerinduan utuk putri rindu yang pernah temani sepi malam-malamku,dan untuk bidadari pagi yang sellu menjga senyuman lewati mentar, langkhlkan kaki n terbangkan melodi dari hati..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar